Kumpulan Materi & Latihan Soal CPNS 2013
Showing posts with label Akuntansi Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Akuntansi Keuangan. Show all posts

Wednesday, September 24, 2008

Kasifikasi Efek Investasi

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya bahwa FASB Statement No. 115 diterbitkan untuk membahas masalah penilaian atas efek. Pernyataan ini berlaku untuk semua efek utang dan ekuitas di mana penentuan nilai wajarnya telah tersedia. Namun jika investasi pada efek ekuitas pada suatu perusahaan bernilai cukup besar, maka diterapkan suatu metode akuntansi yang berbeda untuk efek ekuitas. Sebelum itu akan dijelaskan masing-masing efek.

Efek Utang

Efek utang adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan, dan pada umumnya memiliki karaktersitik berikut : (1) nilai jatuh temponya mewakili nilai yang harus dibayarkan kepada pemegang efek utang pada saat jatuh tempo; (2) suatu tingkat bunga (baik tetap maupun variabel) yang menetapkan pembayaran bunga secara periodik; dan (3) tanggal jatuh tempo yang mengindikasikan kapan akan diselesaikan.

Efek Ekuitas

Efek ini juga bisa disebut dengan surat berharga (equity securities) mewakili kepemilikan dalam suatu perusahaan. Lembar-lembar saham ini biasanya mengandung hak untuk memperoleh deviden dan untuk memberikan suara dalam kegiatan perusahaan. Sebagai tambahan efek ekuitas adalah investasi yang menarik karena adanya potensi untuk kenaikan secara signifikan atas harga efek tersebut.

Efek yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo

Efek yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (held-to-maturity securities) adalah efek utang yang dibeli oleh perusahaan dengan tujuan dan kemampuan untuk memiliki efek tersebut hingga akhir jatuh tempo. Perlu dicatat bahwa ketegori ini hanya meliputi efek utang karena efek ekuitas umumnya tidak jatuh tempo. Juga perlu dicatat bahwa perusahaan harus berniat untuk memiliki efek ini hingga jatuh tempo. Sekedar untuk memiliki suatu efek dalam suatu periode yang lama, tidak termasuk dalam ketegori ini.

Efek yang Tersedia Untuk Dijual

Efek utang ini yang tidak akan dimiliki hingga jatuh tempo dan tidak dikelompokan sebagai efek yang diperdagangkan, pada dasarnya, dianggap efek "tersedia untuk dijual". Efek tersedia untuk dijual (available-for-sale) juga mencakup efek ekuitas yang tidak dianggap sebagai efek yang diperdagangkan dan tidak dihitung dengan menggunakan metode ekuitas.

Selain efek-efek yang diatas ada pula efek yang diperdagangkan dan efek metode ekuitas untuk kedua efek ini cari sendiri yang penjelasannya cape euy nulisnya....
»»  READ MORE...

Thursday, September 18, 2008

Biaya apa saja yang termasuk dalam harga perolehan?

Aktiva operasi tidak lancar awalnya hanya dicatat pada harga perolehannya yaitu harga penawaran awal atau harga jual tunai. Teorinya, harga maksimum yang bersedia dibayarkan oleh perusahaan untuk aktiva operasi adalah nilai sekarang dari keuntungan bersih yang diharapkan akan diperoleh perusahaan tersebut dari penggunaan dan pelepasan akhir dari aktiva tersebut. Dalam suatu perekonomian yang kompetitif, nilai pasar atau biaya suatu aktiva saat perolehan diasumsikan akan mencerminkan nilai sekarang dari keuntungan masa depannya.

Biaya untuk properti tidak hanya terdiri dari harga beli atau nilai yang setara saja, tetapi juga pengeluaran lain yang diperlukan untuk mendapatkan dan menyiapkan aktiva tersebut untuk digunakan sesuai dengan tujuannya. Biaya-biaya pajak, pengangkutan, pemasangan dan pengeluaran lain yang berhubungan dengan pembeliannya, harus dimasukan kedalam harga perolehannya. Baik setelah perolehan biaya yang terjadi setelah suatu aktiva siap digunakan biasanya diakui sebagai beban, dan bukan menambah harga perolehan.







»»  READ MORE...

Perbedaan aktiva berwujud dan tidak berwujud

Aktiva berwujud : Yaitu aktiva dimana aktiva tersebut memiliki fisik yang akan digunakan sarana usaha, seperti tanah, tanah adalah harta yang digunakan untuk tujuan usaha, ada juga perbaikan tanah yaitu unsur-unsur seperti pemetaan tanah, pengaspalan, dan pemegaran, yang meningkatkan kegunaan dari aktiva, setelah itu gedung yaitu bangunan yang akan digunakan untuk menempatkan operasi perusahaan, terakhir peralatan yaitu aktiva yang dipergunakan dalam proses produksi atau penyediaan jasa. Contohnya antara lain mobil, truk, mesin, dan furnitur.

Aktiva tidak berwujud: yaitu aktiva yang tidak termasuk di dalam aktiva keuangan yang tidak memiliki bentuk fisik. Banyak aktiva tak berwujud diperoleh dari hak kontraktual atau dari pemerintah. Suatu contoh yang sangat terkenal dari aktiva tak berwujud adalah hak untuk mengoperasikan taksi di suatu kota metropolitan seperti New York, walaupun hak tersebut dapat dibuktikan dengan suatu obyek fisik, yaitu medali taksi, namun sebenarnya hak legal itulah yang justru berharga. Adapaun aktiva tidak berwujud yang lain antara lain Merek dagang (TRADE MARK), WARALABA (FRANCHISES), Pesanan yang belum dipenuhi (ORDER BACKLOG), dan Goodwill yaitu suatu hubungan-hubungan usaha, reputasi, sistem berjalan, persahabatan di antara staf, dll.
»»  READ MORE...

Saturday, May 10, 2008

Pengakuan dan Pembayaran dividen

Ada tiga tanggal penting dalam pengakuan pendapatan dan pembayaran deviden: 1). tanggal pengumuman, 2). tanggal pencatatan, 3). tanggal pembayaran. Dividen terutang kepada pemegang saham yang tercatat setelah tanggal pengumuman dan sebelum tanggal pembayaran. Dividen terutang kepada pemegang saham yang tercatat setelah tanggal pengumuman dan sebelum tanggal pembayaran. Kewajiban untuk utang dividen dicatat pada tanggal pengumuman dan dihapuskan pada tanggal pembayaran. Tidak ada ayat jurnal yang dibuat pada tanggal pencatatan, tetapi suatu daftar dari pemegang saham per waktu penutupan usaha pada tanggal tersebut dibuat.

Nama yang tercantum dalam daftar itu adalah orang-orang yang akan menerima deviden pada tanggal pembayaran. Misalnya saja, pada tanggal 11 april 2008, PNDWR COMPANY membayar dividen tunai triwulan sebesar $0.10 atau 10 sen, per lembar untuk pemegang saham yang tercatat tanggal 4 juni 2008, jumlah tersebut turun dari jumlah sebesar $0.30 per lembar yang diumumkan di bulan Juni tahun sebelumnya.
»»  READ MORE...

Friday, May 9, 2008

Konversi saham preferen ke saham biasa

Saham preferen dapat di konversi atau ditukar ke saham biasa, pemegang saham menurut syarat-syarat perjanjian sagam atau berdasarkan keinginan perusahaan untuk menukar sahamnya dengan jenis yang lain. Tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui oleh perusahaan penerbit atas konversi tersebut. Mengapa demikian? karena hal itu hanyalah pertukaran dari satu bentuk ekuitas ke bentuk equitas lain-nya. Dlam beberapa kejadian tertentu; pertukaran tersebut hanya mempengaruhi akun modal disetor; tetapi pada kejadian lain, pertukaran tersebut dapat mempengaruhi baik akun modal disetor maupun akun laba diatahan.

Lihatlah contoh dibawah ini asumsikan bahwa modal perusahaan XXXX adalah sebagai berikut :

Saham preferen, nilai nominal $50, 10.000 lembar.$ 500.000
Agio saham-preferen..............................$ 100.000
Saham biasa, nilai nominal $1, 100.000 lembar....$ 100.000
Agio saham-saham biasa..........................$2.900.000
Laba ditahan....................................$1.000.000
Setiap lembar saham preferen dapat dikonversikan menjadi empat lembar saham biasa kapan pun pemegang saham menginginkan-nya.

CONTOH :
Pada tanggal 31 desember 2005, 1000 lembar saham preferen ditukarkan dengna 4.000 lembar saham biasa. Jumlah awalnya merupakan pembayaran untuk 1.000 lembar saham preferen sebesar $60.000, sekarang diidentifikasikan sebagai nilai dari 4.000 lembar saham biasa dengan total nilai nominal sebesar $4.000. Konversi tersebut dicatat sebagai berikut:

Saham preferen, nilai nominal $50.............$50.000
Agio saham-saham preferen.....................$10.000
Saham biasa, nilai nominal $1...................$4.000
Agio saham-saham biasa.........................$56.000

Pada contoh diatas biasa terjadi karena nilai nominal saham preferen biasanya reletif lebih tinggi dibandingkan dengan saham biasa. hal in terjadi karena nilai nominal saham preferen biasanya sama-dengan nilai pasarnya pada tanggal penerbitan, sedangkan nilai nominal saham biasa biasanya ditetapkan jatuh di bawah nilai pasar.
»»  READ MORE...

Wednesday, April 30, 2008

Lebih jauh tentang Stock Rights

Ketika mengumumkan rights untuk membeli tambahan saham, direktur perusahaan menentukan tanggal di mana rights akan diterbitkan. Seluruh pemegang saham yang tercatat pada tanggal penerbitan berhak menerima rights. Jadi, antara tanggal pengumuman dan tanggal penerbitan, saham dijual rights-on. Setelah rights diterbitkan, saham dijual ex-rights, dan rights dapat dijual terpisah oleh orang yang menerimanya dari perusahaan penerbit. Tanggal kadaluarsa juga ditentukan ketika rights diumumkan, dan rights yang tidak dilaksanakan sampai tanggal tersebut menjadi tidak berharga.

Ketika rights diterbitkan kepada pemegang saham, hanya da pencatatan memorandum yang dibuat oleh perusahaan, di mana memorandum tersebut menyebutkan jumlah lembar saham yang dapat diklaim dan rights yang beredar. Informasi tersebut diperlukan supaya perusahaan dapat menyimpan saham untuk memenuhi pelaksanaan rights. Setelah menyerahkan rights dan menerima pembayaran yang ditentukan oleh rights., maka saham kemudian diterbitkan. Pada saat itu, suatu pencatatan memorandum dibuat guna mencatat penurunan dalam jumlah rights yang beredar beserta dengan ayat jurnal untuk mencatat penjualan saham. Ayat jurnal untuk mencatat penjualan tersebut sama dengan ayat jurnal untuk mencatat penerbitan saham, dengan pengakuan yang memadai atas kas yang diterima, nilai nominal atau nilai yang dinyatakan atas saham yang diterbitkan, dan agio saham yang timbul. Informasi mengenai rights yang beredar harus dilaporkan dalam neraca perusahaan sehingga pengaruh pelaksanaan sisa rights di masa mendatang dapat ditentukan.
»»  READ MORE...

Perbedaan Stock Rights, Waran dan opsi

Suatu perusahaan dapat menerbitkan right, waren, atau opsi yang mengizinkan pembelian saham perusahaan pada satu periode tertentu (exercise period) ada harga tertentu (exercise price). Walaupun istilah right, waran dan opsi kadang-kadang digunakan bergantian, ada perbedaan diantara ketiganya

  • Stock right diterbitkan untuk pemegang saham yang sudah ada guna mengizinkan mereka untuk menjaga persentase kepemilikan ketika saham baru akan diterbitkan (beberapa undang-undang negara bagian mewajibkan hak memesan terlebih dahulu).
  • Waran dijual oleh perusahaan secara tunai, umumnya terkait penerbitan efek lainnya.
  • Opsi (optional) diberikan kepada pejabat atau karywan, biasanya sebagai bagian dari program kompensasi.
Suatu perusahan dapat menawarkan rights, waran, atau opsi untuk mendapatkan tambahan modal, mendorong, penjualan jenis efek tertentu, atau sebagai kompensasi untuk jasa yang diterima. Periode pelaksanaan biasanya lebih lama untuk waran dan opsi dibandingkan untuk rights. Waran dan rights dapat diperdagangkan secara independen di antara investor, sedangkan opsi biasanya terbatas pada orang atau kelompok tertentu yang diberikan opsi tersebut.
»»  READ MORE...

Wednesday, April 9, 2008

Saham yang dijual berdasarkan pesanan

Saham yang dapat dijual berdasarkan pesanan. Suatu pesanan (subscription) adalah kontrak hukum yang mengikat antara pemesan atau pembeli seham dan perusahaan. Kontrak tersebut menyebutkan jumlah lembar saham yang dipesan, harga pemesanan, cara pembayaran, dan persyaratan-persyaratan lainya. Suatu pesanan membuat perushaaan mempunyai hak tuntutan hukum sebesar harga kontrak dan membuat pemesan mempunyai status hukum sebagai pemegang saham kecali jika hak2 tertentu sebagai pemegang saham ditahan oleh hukum atau oleh kontrak. Biasanya sertifikat saham yang membuktikan besarnya kepemilikan tidak akan diterbitkan sempai seluruh harga pesanan telah diterima oleh perusahaan. Ayat jurnal berikut menggambarkan pencatatan penerbitan saham yang dijual berdasarkan pesanan.


1-30 November; menerima pesanan 5.000 lembar saham biasa dengan nilai
nominal sebesar $1 dan harga jual sebesar $12,50 per lembar saham, 50%
dibayar di muka sedangkan sisanya dibayar 60 hari mendatang.
Jurnal :
Piutang kepada pemesan saham biasa
(Common Stock Subscription Receiveable).......... 62.500
Saham biasa yang dipesan
(Common Stock Subscribed).................... 5.000
Agio saham................................... 57.500

Kas.............................................. 31.250
Piutang...................................... 31.250

Pelunasan tgl 1-31 Desember oleh pemesan saham, jadi jurnal
yang disajikan adalah sebagai
berikut:

Kas.............................. 15.625
Piutang...................... 15.625

Saham biasa yang Dipesan......... 2.500
Saham Biasa.................. 2.500
»»  READ MORE...

Tuesday, April 8, 2008

Penerbitan saham secara tunai

Penerbitan saham secara tunai dicatat dengan mendebitkan akus kas dan mengkreditkan akun modal saham sejumlah nominal yang diterbitkan. "Ketika jumlah kas yang diterima dari penjualan saham lebih besar dari nominal atau nilai yang dinyatakan, maka kelebihan tersebut akan dicatat tersendiri dengan mengkreditkan akun Tambahan Modal Disetor atau agio saham (additional paid-in capital). Akun tersebut akan selalu dilaporkan sepanjang saham yang terkait dengan akun tersebut tetap beredar. Ketika saham ditarik (retired), saldo modal saham beserta agio saham yang terkait biasanya dihapus.

Sebagai gambaran supaya teman2 mudah untuk memahami bahasan ini, asumsikan pndwr corporation menerbitkan 4.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal sebesar $1 pada tanggal 1 april 2005 dengan nilai sebesar $45.000. Ayat jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut :

2005
1 April Kas...................... 45.000
Saham biasa........ 4.000
Agio saham......... 41.000
Jika, dalam contoh tersebut, saham biasa tidak memiliki nilai nominal tetapi memiliki nilai yang dinyatakan $1, maka ayat jurnalnya akan sama saja. Umumnya, saham dicatat sebesar nilai nominal atau nilai yang dinyatakannya. Meskipun demikian, jika tidak ada nilai yang ditetapkan, maka seluruh jumlah kas yang diterima pada penjualan saham dicatat dengan menkreditkan akun modal saham, dan tidak ada agio saham atas saham tersebut. Dengan mengasumsikan pndwr corporation adalah saham biasa yangn tidak memiki nilai nominal maupun nilai yang ditetapkan, maka ayat jurnal untuk mencatat penjualan 4.000 lembar seharga $45.000 adalah sebagai berikut :

2005
1 April Kas........................ 45.000
Saham biasa.......... 45.000
»»  READ MORE...

Sunday, April 6, 2008

Soal-soal pertanyaan akuntansi keuangan bagian 1

Pertanyaan :

  1. Hak dasar apakah yang dimiliki oleh setiap pemegang saham biasa?
  2. Hak kepemilikan apakah yang dilepas oleh pemegang saham preferen?
  3. Bagaimana saham dinilai ketika saham ditukar dengan aktiva bukan kas atau jasa?
  4. Apa yang menyebabkan perusahaan membeli sahamnya sendiri?

Jawaban :
  1. - Memberikan suara dalam pemilihan direksi dan menentukan kebijakan tertentu perusahan seperti rencana kompensasi manajemen atau akusisi perusahaan yang besar.
    - Memelihara proporsi kepemilikan saham dalam perusahaan melalui pembelian saham biasa tambahan jika dan ketika saham tambahan tersebut diterbitkan. Hak ini disebut
    hak memesan terlebih dahulu (preemptive right) dan menjamin bahwa persentase kepemilikan pemegang saham biasa dari seorang pemegang saham terdilusi tanpa dikehendaki olehnya. Beberapa tahun belakangan ini, hak memesan terlebih dahulu sudah dihapuskan oleh beberapa negara bagian.
  2. - Hak suara. Dalam banyak kasus, pemegang saham preferen tidka diperbolehkan untuk memilih dewan direksi. Hak suara dapat diberikan dalam situasi tertentu untuk setiap saham preferen diterbitkan. Misalnya, beberapa pemegang saham preferen diberikan hak suara dalam perusahaan apabila perusahaan tidak dapa membayar deviden tunai.
    - Pembagian keuntungan.
    Deviden yang diterima oleh pemegang saham preferen biasanya tetap jumlahnya. Oleh karena itu, jika kinerja perusahaan sangat baik, pemegang saham preferen tidak mendapatkan keuntungan. Akibat dari sifat deviden ini, nilai pasar saham preferen biasanya tidak tergantung pada kinerja suatu perusahaan tertentu tidak seperti saham biasa yang berpengaruh sekali. Bahkan nilai pasar saham preferen tergantung pada perubahan suku bunga, sama seperti perubahan harga obligasi.
  3. Penilaiannya yaitu pada saat saham diterbitkan dengan menerima aktiva selain kas atau untuk jasa yang diterima, maka nilai pasar dari saham atau nilai pasar dari aktiva bukan kas atau nilai pasar dari properti atau jasa, mana yang lebih objektif, dan digunakan sebagai dasar pencatatan. Jika nilai pasar tertentu dari saham sudah tersedia, maka angka tersebut akan digunakan sebagai dasar pencatatan. Sebaliknya, bisa saja lebih memungkinkan untuk menentukan nilai pasar aktiva atau jasa yang diterima, misalnya perusahaan penilai.
  4. - Memberi saham sebagai insentif kompensasi dan program tabungan karyawan.
    - Memperoleh saham yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pemegang efek yang dapat dikonversi (
    obligasi dan saham preferen)
    - Mengurangi jumlah ekuitas relatif terhadap jumlah kewajiban.
    Menginverstasikan kelebihan kas untuk sementara.
    -Memindahkan saham dari pasar terbuka untuk melindungi dari pengambilan secara paksa (
    hostile takeover).
    - Meningkatkan laba saham dengan cara mengurangi jumlah saham beredar dan mengembalikan aktiva yang tidak efisien kepada pemegang saham.
    - Menunjukan keyakinan bahwa saham dinilai lebih rendah oleh pasar.
»»  READ MORE...

Thursday, April 3, 2008

Apa itu saham Treasuri (treasury stock)?

Pada saat saham suatu perusahaan penerbit diperoleh kembali dan dipegang atas nama perusahaan penerbit, maka saham tersebut disebut saham yang diperoleh kembali atau saham treasury (treasury stock). Saham yang diperoleh kembali kemudian dapat dilepas kembali atau ditarik. Hal-hal yang perlu diingat dan diketahui:

  • Saham yang diperoleh kembali tidak boleh dianggap sebagai aktiva; malahan harus dilaporkan sebagai pengurang dari total ekuitas.
  • Tidak ada laba/rugi dari perolehan kembali, pelepasan kembali, atau penarikan saham yang diperoleh kembali.
  • laba ditahan dapat berkurang dari transaksi perolehan kembali saham tetapi tidak pernah bertambah karena transaksi ini.

Dua metode pencatatan saham yang diperoleh kembali yang diterima umum saat ini adalah: 1) Metode biaya (cost method), yang mencatat saham yang diperoleh kembali dalam suatu akun ekuitas khusus sampai saham dilepaskan kembali atau ditarik; dan 2) Metode Nilai Nominal (per or stated value method), yang mencatat pembelian saham yang diperoleh kembali seolah-olah saham akan ditarik.
»»  READ MORE...

Perbedaan saham preferen (preferred stock) dengan saham biasa (common stock)

Sebelum menjelaskan perbedaanya , saya akan memberikan masing-masing pengertiannya dahulu. Perlu diketahui pemegang saham biasa (common stock) dari suatu PT dapat disebut sebagai pemilik sesungguhnya perusahaan tersebut. Kalau kenerja perusahaan buruk, maka pemegang saham ini lah yang akan mengalami damak langsungnya, yaitu mereka sebagai investor akan kehilangan sebagian atau seluruh investasinya karena sebelum mereka mendapatkan deviden harus didahulukan menyelesaikan kewajiban terhadap pihak lain (seperti kreditur, karyawan, pemerintah, pemegang saham preferen), jika semua itu telah terpenuhi barulah pemegang saham biasa bisa mendapatkan pembagian kasnya. Coba bayangkan apabila kinerja perusahaan baik, maka pemegang saham biasa dapat memperoleh keuntungan karena mereka memiliki seluruh aktiva perusahaan tentunya setelah dipotong seluruh kewajiban yang harus dipenuhi.

Pemegang saham biasa tentunya memiliki resiko yang lebih besar, namun mereka juga dapat memperoleh pengembalian yang lebih tinggi pula dari investasi mereka. Diluar batasan yang ada dalam anggaran dasar perusahaan, ada hak2 dasar tertentu yang dimiliki setiap pemegang saham biasa. Hak2 tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Memberikan suara dalam pemilihan direksi dan menentukan kebijakan tertentu suatu perusahaan.
  2. Memelihara proporsi kepemilikan saham dalam perusahaan melalui pembelian saham tambahan jika dan ketika saham tambahan tersebut diterbitkan. Hak tersebut adalah hak memesan terlebih dahulu (preemptive right).
Contoh penjurnalan saham biasa :
Kas.........................................XXX
Saham biasa (common stock).................................XXX
Tambahan Modal Disetor (Agio saham)...............XXX
Sekarang kita beralih ke saham preferen (preferred stock), istilah saham preferen sering kali disalahartikan karena memberi kesan saham preferen lebih baik daripada saham biasa. Saham preferen tidaklah lebih baik, tetapi hanya berbeda dari saham biasa. Dalam kenyataanya, cara terbaik untuk memandang saham preferen adalah bahwa pemegang saham preferen melepaskan berbagai hak kepemilikan guna mendapatkan beberapa perlindungan yang biasanya dinikmati oleh kreditur.

Hak kepemilikan yang dilepas oleh pemegang saham preferen adalah :
  • Hak suara. dalam banyak kasus, pemegang saham tidak memiliki hak untuk memilih direksi, tetapi hak suara dapat diberikan untuk situasi tertentu. Misalnya, beberapa pemegang saham preferen diberikan hak suara dalam perusahaan jika perusahaan tidak dapat membayar deviden.
  • Pembagian keuntungan (deviden). Deviden yang diterima oleh pemegang saham preferen biasanya tetap jumlahnya. Oleh karena itu jika kinerja perushaan baik, yah sayang sekali mereka tidak bisa ikut menikmati hasil yang baik itu.
  • Jika perusahaan dilikuidasi, pemegang saham preferen didahulukan dalam hal pengembalian investasinya.
Jadi dapat disimpulkan perbedaan antara saham preferen dengan saham biasa:
  1. Pada saham biasa mendapatkan hak untuk memilih direksi dan kebijakan tertentu, sedangkan preferen tidak (kecuali dalam situasi tertentu).
  2. Deviden pada saham biasa tergantung kinerja perusahaan, kalau baik mereka akan medapatkan keuntungan setimpal, bigitupun sebaliknya. Tapi untuk saham preferen sudah ditetapkan devidennya.
  3. Jika perusahaan gulung tikar atau dilikuidasi, dalam hal pengembalian investasi, pemegang saham preferenlah yang diutamakan dibandingkan dengan pemegang saham biasa.
  4. Pada pemegang saham biasa diberi hak untuk memesan kembali, sehingga dapat memelihara proporsi kepemilikan perusahaan, kalau preferen tidak.
Mudah-mudah dapat bermanfaat yah, mohon diperbaiki jika ada kesalahkapraan. Tolong beri komen yah.

Artikel yang terkait :

»»  READ MORE...
Kumpulan Materi & Latihan Soal CPNS 2013